OBAMA MENANG, INDONESIA TIDAK USAH OVERESTIMATED
Pemilu presiden di AS hampir bisa dipastikan akan dimenangkan Barack Hussein Obama. Yang jadi pertanyaan, apakah kemenangan Obama akan mempunyai implikasi kepada Indonesia? Kayaknya mimpi kaliye. Mengapa? Sebab sistem pemerintahan AS sudah terbangun dengan rapi meski pemimpin berganti, tidak akan serta merta berefek pada kebijakan yang ada.
Obama bukanlah faktor perubah dari sistem yang sudah tertanam lama. Karena itu, mau tidak mau Obama akan mengikuti irama dari sistem yang ada tersebut meskipun mungkin Obama dapat mengubah wajah politik luar negeri AS menjadi lebih friendly. Obama bisa lebih fair memandang dunia. Obama mungkin dapat memberi warna yang berbeda dalam menerapkan kebijakan politik luar negeri AS. Dalam melawan terorisme dan globalisasi, Obama bisa jadi akan mengatasi persoalan yang timbul dengan diplomasi dan empati
Ekspektasi dunia, termasuk Indonesia, terhadap Obama memang sangat besar. Di pundak Obamalah tertanam keyakinan akan surutnya berbagai konflik yang dipicu ulah AS, penanganan jitu atasi krisis finansial, peningkatan bantuan pengentasan kemiskinan di Afrika serta berbagai masalah lainnya.
Dan tingginya harapan terhadap presiden kulit hitam pertama inilah yang boleh jadi akan membebani Obama. Dan sudah sepantasnya, kita pun sadar bahwa Obama adalah bagian dari sebuah sistem pemerintahan di negara yang dikenal dengan polisi dunia.
Artinya, jangan terlalu banyak memiliki impian Obama akan banyak melakukan perubahan. Apalagi hanya bermodalkan romantisme terhadap Obama yang pernah tinggal di Indonesia (hanya 4 tahun). Karena Obama pastinya juga akan terjerat dengan kebijakan Partai Demokrat. Bermimpi boleh saja, tetapi kalau tidak menjadi kenyataan jangan pula kita menjadi murka.
.jpg)



.jpg)
