Quick Screen Capture - Powerful screen capture and image editing software!

Minggu, 03 Agustus 2008

REKAMAN JELANG MAUT ADAM AIR DAPAT HANCURKAN REPUTASI KNKT

Detik-detik terakhir menjelang maut merenggut 102 penumpang Adam Air bernomor penerbangan KI 574 terekam dalam percakapan antara pilot dengan kopilot. Rekaman yang sudah beredar luas itu dinilai akan menghancurkan reputasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Percakapan terakhir antara pilot dan kopilot Adam Air yang jatuh di Majene, Sulawesi Barat, pada 1 Januari 2007 beredar luas di internet. Berdurasi 5 menit dan 38 detik, suara dalam rekaman itu dikabarkan sebagai suara milik pilot Refri A Widodo, kopilot Yoga, serta petugas air traffic controller (ATC) Bandara Hasanudin Makassar. Rekaman itu bisa diunduh di situs Youtube dan maupun sejumlah milis.

Bagaimana reputasi KNKT bisa hancur?

Apabila rekaman tersebut benar dan ternyata hasil simpulan KNKT berbeda dengan hasil analisis pakar terhadap rekaman tersebut, maka hancurlah KNKT.

Seperti diketahui, medio Maret 2008 yang lalu KNKT telah mengeluarkan hasil investigasi tentang penyebab kecelakaan pesawat naas Adam Air. Awalnya, alat navigasi pesawat atau yang dikenal sebagai Internal Reference System (IRS) rusak. Kedua pilot terkonsentrasi memperbaiki kerusakan dan lupa memerhatikan instrumen yang lain. Mereka tidak menyadari pesawat miring dan turun mendekati laut. Mereka baru sadar dua menit sebelum pesawat pecah menabrak laut. Terlambat. Tidak ada yang bisa dilakukan. Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 102 hilang dan dianggap tewas.

Rekaman itu juga tampaknya sulit untuk dikatakan 'tidak benar'. Kalau diibaratakan hadist rekaman itu "sanad-nya jelas walau perawinya kabur". Hal ini juga bisa dilihat dari berita sebelum rekaman ini beredar luas di sini dan di sini.

Setelah beberapa kali mengatakan bahwa rekaman tersebut palsu, Menhub pun akhirnya 'menyerah' dengan menyatakan bahwa ada 'kemiripan'. Akan tetapi, juga tidak elegan kalau Menhub terus-menerus mengatakan bahwa rekaman itu palsu. Rekaman ini membuka mata publik dan bisa menjadi parameter bagaimana lembaga KNKT bekerja. Selama ini simpulan KNKT tidak pernah bisa 'dibantah', hampir selalu menjadikan pilot sebagai 'tertuduh'walaupun dengan bahasa lembut 'human error'.

Rekaman yang ada menunjukkan bahwa memang terjadi kerusakan pada alat navigasi pesawat tersebut. Tampaknya ada usaha melindungi kepentingan 'negara produsen' pesawat. Di sinilah kredibilitas KNKT bisa hancur. KNKT bisa dituduh 'ditekan' untuk melindungi negara pembuat pesawat.

Pesawat Adam Air yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan tipe Boeing 737 seri 300/400 dari awal diketahui mengalami kelemahan pada ruder (bagian belakang sayap vertikal pesawat yang berfungsi sebagai stabilisator). Suplier power control unit (PCU) rudder Boeing 737 300/400 di Califronia, mengakui adanya kelemahan dalam rudder sehingga sering terjadi kecelakaan pada pesawat dengan jenis yang sama. Nah, berani gak KNKT/Dephub/otoritas penerbangan mengambil simpulan bahwa 'rudder Boeing' sebagai penyebab kecelakaan?

BUKAN SEKADAR "BERITA TERAKHIR"

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP